Rumah atau ruang penyimpanan

Foto by studio ruparuang

Pengertian rumah mungkin memiliki definisi berbeda antara satu individual dengan individual lainnya, tapi kita akan selalu memiliki kesetujuan bahwa rumah merupakan tempat kita bertumbuh, dengan seiring waktu perkembangan di dunia arsitektur maupun desain interior memberikan kita kekeluasan merepresentasikan rumah versi kita sendiri.

Dengan pernyataan diatas redaksi mencoba berdiskusi dengan salah satu studio arsitektur desain Rupa Ruang yang redaksi hubungi di tengah kesibukan mereka, dalam diskusi mendalam redaksi telah mendapatkan beberapa perspektif dan juga pemaparan rumah yang berubah fungsi menjadi ruang penyimpanan dalam beberapa poin penting yang akan redaksi bahas berikut.

Definisi Awal

Menjawab ditengah kesibukannya studio ruparuang ingin kita semua kembali meresapi definisi awal sebuah rumah yang harusnya menjadi tempat aman serta nyaman untuk manusia, searah berjalannya waktu tumbuh dan berkembang rumah akan memiliki penambahan yang dihasilkan oleh kebiasaan sang pemilik hunian.

Dengan timbulnya pertanyaan diatas arsitek memiliki tujuan untuk memenuhi segala macam keinginan klien terhadap rumahnya yang dipisahkan menjadi 2 perspektif yaitu ‘what we needs’ or ‘what we wants’ agar rumah tidak terasa seperti gudang sejalan waktu.

What we need vs What we want

Keberadaan arsitek harusnya menciptakan sebuah hunian yang penuh perencanaan termasuk pemikirankehidupan kedepan sang pemilik hunian untuk jangka waktu 5-10 tahun kedepan yang didapatkan melalui proses diskusi pengenalan sebelum proyek dimulai.

Dan ditahap ini akan ada pemisahan antara ‘what we need’ dan ‘what we want’ untuk klien ketahui dan terapkan selanjutnya seperti contoh gaya hidup minimalis ala jepang yang mengedepankan aspek seperti : pakai buang,donasikan dan menurut kami ini adalah pendekatan yang sesuai untuk iklim arsitektur di Indonesia.

Kesimpulan Akhir

Seiring perjalanan waktu dan generasi memiliki dampak yang signifikan tentang perubahan gaya hidup yang di adopsi seperti pada generasi z yang cenderung menyukai gaya arsitektur atau desain interior bertema minimalis akan tetapi kami juga berharap jika gaya minimalis ini diaplikasikan menjadi tidak hanya sebuah gaya arsitektur akan tetapi gaya hidup pemilik hunian.

Narasumber : Studio ruparuang

https://www.instagram.com/rupa.ruang/?hl=en

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *